Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berlian Langka dan Mahal Adalah Hoaks Terbesar?

    
Berlian Langka  dan Mahal Adalah Hoaks Terbesar?

    Berlian mahal adalah HOAKS? Emang iyaa? Seperti yang kita ketahui, berlian adalah salah satu jenis batu permata mulia yang dianggap sangat berharga. Berlian begitu identik dengan kemewahan, ke-eleganan, dan berbagai hal lainnya yang intinya mencitrakan keistimewaan. Tapi tahukah kalian, berlian ternyata merupakan salah satu manipulasi terbesar di dunia industri perhiasan yang dibranding sedemikian rupa, sehingga membuatnya tampak menjadi sangat mahal. Padahal jumlah berlian sangat banyak di bumi, bukan termasuk barang langka. Apalagi kabarnya berlian kini juga bisa di buat di laboratorium tanpa harus menunggu secara alami. Lantas kalau demikian, kenapa bisa begitu mahal?

    Berlian sangat identik dengan simbol keistimewaan yang sering kali dianggap sebagai batu mulia bernilai tinggi. Biasanya keistimewaan itu tidak luput dari berbagai faktor yang membuat suatu benda itu menjadi sangat mulia. Katakanlah emas yang punya nilai stabil bahkan terus naik karena jumlahnya yang memang terbilang langka. Tapi bagaimana dengan berlian? Kasus pada berlian mungkin sedikit agak beda dengan kasus emas. Bisa dikatakan berlian ini tidak begitu langka ketimbang batu permata ataupun logam mulia lainnya karena jumlah berlian di alam sebenarnya begitu melimpah, hanya saja kepopulerannya itulah yang membuat berlian menjadi begitu istimewa.

    Jika berbicara langka karena pasokannya, mungkin tidak sepenuhnya benar. Berlian terbentuk melalui proses yang sangat lama, setidaknya memerlukan waktu jutaan ataubahkan lebih dari 3 miliar tahun untuk dapat membuat atom karbon menjadi begitu padat hingga mengkristal (dengan suhu 900-1300 derajat celcius) yang terbentuk jauh di dalam bumi. Karena itu juga, berlian hanya akan muncul dan tenggelam di bawah tanah melalui proses letusan gunung berapi yang dibawa oleh magma yang dikenal dengan batuan kimberlite. Kimberlite inilah yang menyimpan batuan berlian di dalamnya. Atau yang sering disebut dengan batuan beku. Jumlah berlian di dunia banyak ditemukan di benua Afrika, Rusia, Kanada, Australia dan di negara lainnya. Jika sekilas kita analisa, berlian mungkin terdengar cukup langka karena hanya terbentuk di dalam perut bumi. Tapi sebenarnya dibalik kalimat itu berlian sangat melimpah di dunia ini dari hasil letusan gunung vulkanik selama miliaran tahun lalu hingga sekarang. Lantas apa yang membuatnya jadi sangat mahal?

    Suatu barang akan menjadi mahal jika jumlahnya terbatas. Dengan begitu barang tersebut akan bernilai di pasaran karena tidak banyak yang memilikinya. Jika demikian, berlian tidaklah masuk kalau populasinya sangat melimpah di bumi. Maka dari itu, untuk membuatnya manjadi berharga, perusahaan besar yang bermain di pasokan berlian melakukan banyak hal untuk membuat berlian menjadi sangat mewah. Salah satunya sangat dipengaruhi oleh perusahaan De Beers yang merupakan perusahaan berlian paling besar di dunia. Mereka membuat kampanye yang menyatakan berlian merupakan simbol cinta dan kemewahan. Memainkan emosional banyak orang, membuat berlian menjadi begitu indah dengan berbagai bentuk, membranding nya dengan banyak benda lainnya sehingga tampak lebih indah dan berbagai hal lainnya mereka lakukan untuk membuat citra berlian begitu tinggi. Setelah itu monopoli pasar berlian pun di lakukan. Kontrol pasokan berlian begitu dijaga dan dibatasi untuk tetap menjaga nilainya seolah-olah menciptakan ilusi pada semua orang bahwa berlian adalah batu yang langka. Dengan demikian meskipun jumlahnya melimpah di alam. Nilai eksklusif dan istimewanya tetap terjaga. Tapi setelah itu semua dilakukan, malah ada penemuan unik lain yang mungkin bisa dikatakan membuat berlian semakin tampak biasa saja jika dilihat dari kelangkaannya. Yakni berlian buatan.

    Berlian buatan pertama kali ditemukan tim ilmuwan dari perusahaan Amerika Serikat "General Electric (GE)" pada tahun 1950an. Mereka dapat menciptakan berlian mirip dengan cara alaminya, yakni dipanaskan dengan metode yang dikenal dengan "High Press High Temperature (HPHT)", dimana karbon akan dipanaskan dan diberi tekanan tinggi, meniru kondisi alami yang diperlukan untuk membentuk berlian. Pada tahun 1980an muncul lagi metode beru untuk membuat berlian yang dikenal "Chemical Vapor Deposition (CVD)" yang merupakan metode lebih ramah lingkungan dengan suhu yang lebih rendah tapi menghasilkan berlian yang lebih bagus. Namun keduanya memiliki keunggulan masing-masing dan masih digunakan sampai sekarang.

    Bahkan yang uniknya, di 2000an berlian buatan malah cukup banyak diminati ketimbang berlian alami, karena berbagai faktor. Seperti ramah lingkungan, lebih murah, dan kualitasnya yang tak kalah murni dari belian alami. Tapi tetap saja berlian alami berada di level yang berbeda, namun mungkin bisa dikatakan tetap terancam.

    Yaa berlian memang begitu indah dipandang dan mereka berhasil membuat berlian menjadi sangat istimewa. Tapi hal itu tidak bisa menjadi patokan kalau kita ingin menyimpan berlian karena tidak semua berlian bisa di investasikan. Ketika kita membelinya, seketika berlian itu akan langsung turun harga sekitar 10-30% atau lebih. Hal itu disebabkan karena nilai fluktuasi berlian yang tidak stabil dan tidak pasti. Sehingga harganya pun cenderung turun ketika dibeli oleh konsumen. Tapi tidak semua berlian sama. Nilai berlian biasanya ditentukan dari faktor 4C (carat, cut, color, dan clarity) atau (berat karat, potongan, warna dan kejernihan). Jika berlian punya 4 nilai ini harganya mungkin tidak terlalu jauh apalagi jika ada pendamping lainnya seperti sertifikat. Mungkin bisa dijadikan investasi.

    Selain itu ada juga jenis berlian yang memang dikenal sangat langka secara alami yang dikenal dengan berlian berwarna. Diantaranya berlian merah, Biru, Hijau, pink, dan kuning. Warna pada berlian itu disebabkan karena adanya element lain yang mempengaruhi terbentuknya kristal berlian. Biru dari Boron, Kuning dari Nitrogen, dan Hijau akibat dari paparan radiasi. Tapi uniknya warna berlian merah menurut informasi bukan disebabkan karena campuran element lain, melainkan deformasi pada saat terbentuk yang menyebabkan cacat pada perubahan atom sehingga membuatnya berubah warna dari kristal menjadi merah. Ini merupakan salah satu berlian paling langka dan paling mahal.

    Singkatnya, harga berlian yang mahal bukan sepenuhnya karena kelangkaan fisik, melainkan hasil dari monopoli, pemasaran, kontrol pasokan, dan persepsi nilai yang dibangun oleh perusahaan besar yang diadopsi secara sosial di berbagai budaya. Namun jika berlian tidak dikendalikan bisa saja tidak ada harganya lagi. Apalagi dengan meledaknya berlian buatan, ditakutkan membuat harga berlian menjadi tidak terkendali karena mengilangkan nilai kelangkaannya yang sangat dijaga. Tapi pembahasan ini hanya berkisar di perhiasan saja, bukan di industri lain yang juga banyak menggunakan berlian. Bagaimana menurut kalian? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar.