Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Versi Mini? Inilah Beberapa Hewan Terkecil Dari Jenisnya

    Beragam spesies hewan di dunia ini punya ciri khasnya masing-masing dalam berbagai hal. Baik itu keunikannya, warna hingga ukurannya. Kebanyakan spesies hewan mungkin memiliki ukuran tubuh yang sama ataupun tidak jauh berbeda dari jenisnya. Namun tahukah kalian kalau itu hanya pada umumnya saja. Karena ada juga beberapa jenis hewan lainnya yang masih termasuk kedalam jenisnya tapi punya ukuran yang jauh lebih kecil, bagaikan versi mini nya.

"HEWAN TERKECIL DI DUNIA DARI JENISNYA"

1. Pygmy Marmoset / Monyet Jempol


    Ada banyak jenis primata di dunia ini, dan kategorinya pun sangat beragam, mulai dari bentuknya, sifat, warna sampai dengan ukurannya. Pygmy Marmoset salah satunya. Ukuran hewan ini sangatlah kecil, bahkan tak jauh berbeda dengan ukuran jari manusia. Karena itulah monyet ini juga dikenal dengan julukan "monyet jari atau monyet jempol. Pygmy marmoset punya ukuran tubuh yang sangat mini, panjangnya hanya sekitar 10-15 cm saja dan bobotnya hanya berkisar 100-150 gram.

    Monyet jempol berasal dari hutan hujan Amazon, yang meliputi Brazil, Peru, Kolombia, Ekuador dan Bolivia. Namun sayangnya, karena ukurannya yang kecil, Pygmy marmoset juga seringkali menjadi sasaran empuk bagi para pemangsa yang ukurannya lebih besar dari mereka. Bahkan manusia salah satunya. Populasi monyet jari semakin lama semakin menurun akibat perdagangan hewan yang dilakukan manusia. Ada banyak peminat hewan mungil ini dari berbagai negara untuk dipelihara. Karena itulah monyet jempol sangat di cari.

    Padahal hewan ini merupakan salah satu hewan yang dilindungi. Malahan dalam upaya untuk menjaganya tetap ada. Banyak negara yang melarangnya masuk dan di anggap ilegal. Namun tetap saja pygmy marmoset bisa di tangkap dan di masukkan secara ilegal.

2. Pygmy Rabbit / Kelinci Pygmy


    Inilah Pygmy rabbit atau kelinci pygmy, jenis kelinci paling kecil di dunia. Ukuran tubuhnya jauh lebih kecil ketimbang kelinci pada umumnya, sekitar 23-29 cm saja dengan bobot rata-rata sekitar 500 gram. Kelinci betina biasanya punya tubuh yang sedikit lebih besar, ketimbang kelinci pygmy jantan. Habitat kelinci pygmy ada di sekitar Amerika Serikat bagian utara dan barat. Mereka sangat suka mendiami daerah semak belukar dan juga bebatuan. Membangun sarangnya di daerah itu untuk keselamatan mereka, bahkan tak jarang setiap sarang di tutupi oleh duri yang tajam tepat di depan pintu masuknya.


3. Barbados Threadsnake / Ular Barbados


    
    Ketika kalian melihat hewan satu ini, mungkin kalian akan mengira kalau ini adalah cacing. Jika kalian berpikir demikian, kalian salah. Ini bukanlah cacing, melainkan seekor ular. Ular Barbados atau ular benang, spesies ular paling kecil di dunia. Panjang tubuh hewan ini rata-rata hanya mencapai 10 cm saja. Saking kecilnya bahkan sampai di anggap cacing tanah oleh banyak orang. Bentuknya memang sekilas mirip dengan cacing tanah. Lantas mengapa termasuk ke dalam jenis ular? bukan cacing?

    Meskipun kelihatannya mirip dengan cacing, akan tetapi semua bagian tubuh hewan ini termasuk ke dalam jenis ular. Struktur anatominya, kulit, sisik, sistem pencernaan, saraf dan indera sampai dengan cara bergeraknya semua masuk ke dalam ciri-ciri khas ular pada umumnya. jadi ya walaupun ukurannya kecil, ular barbados tetaplah ular berdasarkan karakteristiknya, bukan hewan lain.

    Karena tubuhnya yang kecil, ular ini tak se berbahaya ular lainnya. Mereka hanya bisa memangsa hewan yang lebih kecil dari tubuhnya, seperti semut dan juga rayap. Ular barbados juga tidak memiliki bisa, namun tetap memiliki gigi untuk dapat melumpuhkan mangsanya.

    Ular barbados merupakan hewan endemik asal pulau Barbados yang terletak di Karibia timur laut Amerika selatan. Habitatnya sebagian besar berada di dalam hutan dan sangat memerlukan ekosistem hutan untuk dapat meneruskan keberlangsungan hidupnya. Namun beberapa diantaranya juga kerap ditemukan masuk ke pemukiman warga.


4. Dwarf Lantern Shark / Hiu Lentera Kerdil


   Kebanyakan orang mungkin sering menganggap kalau spesies hiu pasti memiliki tubuh yang besar, padahal tidak semuanya. Ada yang tidak terlalu besar bahkan ada juga yang ukurannya sangat kecil. Dwarf lanternshark atau hiu lentera kerdil contohnya. Spesies hiu ini hidup di perairan Amerika selatan. Ukurannya sangatlah kecil, bahkan tampak bagaikan ikan kecil biasa. Panjang tubuhnya hanya sekitar 20 cm. Namun meskipun kecil, cara hidupnya tetaplah mirip dengan hiu lainnya.

Hiu lentera kerdil diketahui hidup di laut dalam. Habitatnya berada di kedalaman antara 200 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut. Hanya ada sedikit cahaya disana, tapi hal itu tidak menganggu hiu ini. Seperti namanya, Hiu Lentera, Hiu ini dapat memancarkan cahaya dari tubuhnya melalui organ khusus yang disebut Photopore. Organnya itu terletak di sekitar perut dan siripnya yang dapat memancarkan cahaya di laut dalam


5. Bee Hummingbird / Burung Kolibri Lebah


   Kolibri adalah salah satu jenis burung yang cukup menarik perhatian banyak orang. Selain dapat terbang mundur, ukuran hewan ini juga sangat kecil, bahkan salah satu jenisnya yang paling kecil dikenal dengan nama burung kolibri lebah. Namanya mungkin sudah mewakili ukuran tubuhnya yang panjangnya hanya sekitar 5-6 cm saja, bagaikan seukuran serangga. Karena itulah, burung kolibiri lebah dijuluki sebagi burung paling kecil di dunia sampai saat ini.

    Burung kolibri lebah merupakan hewan endemik Kuba, yang hanya dapat ditemukan di pulau daratan utama Kuba dan pulau Isla De La Juventud. Makanan utamanya adalah nextar bunga, tapi terkadang juga memakan serangga kecil lainnya. Karena punya tubuh yang sangat kecil, tak heran jika banyak orang yang melihatnya dari kejauhan mungkin hanya mengira kalau ini adalah serangga semacam lebah ataupun lainnya. Padahal ini adalah burung.


6. Brookesia Nana / Bunglon Nana


   
 Madagaskar merupakan sebuah pulau yang terletak di lepas pantai tenggara Afrika. Pulau ini menyimpan banyak sekali spesies unik di dalamnya, salah satunya adalah Brookesia nana atau bunglon nano, bunglon terkecil di dunia. Ini adalah reptil terkecil yang sejauh ini pernah di temukan. Panjang tubuhnya hanya sekitar 1.3 - 2.2 cm saja, mungkin seukuran kuku manusia.

    Sama layaknya bunglon pada umumnya, bunglon nano juga bisa berkamuflase dengan lingkungan sekitar dan melakukan hal sebagaimana bunglon lainnya lakukan. Namun sayangnya, Tak banyak hal yang diketahui tentang hewan unik satu ini, karena keberadaannya yang sulit untuk ditemukan. Ukurannya yang begitu kecil dan berkamuflase dengan alam membuat banyak ilmuwan kesulitan menangkapnya untuk dapat di teliti, dan tempat habitatnya pun diketahui berada di tempat terpencil yang sulit untuk dijangkau manusia. Apalagi populasinya juga tidak begitu banyak dan sangat terbatas.


7. Rusty Spotted Cat / Kucing Totol



    Kucing Rusty spotted atau kucing totol merupakan salah satu kucing terkecil di dunia. Panjang tubuhnya hanya berkisar 35-48 cm saja dan beratnya hanya sekitar 1-1.6 kg. Sekilas mungkin kelihatan bak anak kucing, padahal ini adalah kucing totol ukuran dewasa. Tapi meskipun ukurannya kecil, kucing ini terkenal akan keganasannya. Sejak kecil hewan ini sudah bisa berburu mangsa sendiri. Hewan yang menjadi mangsanya biasanya berupa burung, tikus, katak dan sebagainya.

    Kucing rusty spotted hidup di Asia selatan, tepatnya hutan India, Sri lanka dan sebagian kecil di Nepal. Meskipun dikenal ganas dan rakus akan mangsa, tapi sayangnya populasi hewan ini semakin lama semakin menurun. Ada banyak faktor yang membuat hal demikian, hilangnya kawasan tempat tinggal mereka, sampai diburu oleh manusia karena dianggap anak leopard ataupun untuk diambil kulitnya. Karena itulah, kucing mulai di lindungi demi.



Terima Kasih.