Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbatasan Negara Paling Unik Yang Ada di Dunia

    Setiap negara yang ada di dunia ini, memiliki batas wilayahnya masing-masing, dan untuk menjaga wilayahnya, biasanya mereka membatasi daerahnya dengan suatu hal untuk menandakan daerah kekuasaannya. Namun uniknya, dari banyaknya batas wilayah negara di dunia, ada beberapa yang terbilang cukup unik. Batas negara yang dimaksud, bukan hanya sekedar seperti batas negara pada umumnya, melainkan dibatasi oleh suatu hal yang tak biasa. Dan inilah beberapa perbatasan negara paling unik yang ada di dunia.

Perbatasan Negara Paling Unik Yang Ada di Dunia

1. Triple Frontier

Triple frontier
    Inilah salah satu perbatasan tripoint 3 negara paling unik di dunia, yakni perbatasan antara Argentina, Brazil dan Paraguay. Batas dari ketiga negara ini dipisahkan oleh pertemuan antara sungai parana dan sungai Iguazu. Masing masing sisi sungai dimiliki oleh negara yang berbeda. Di setiap sisi sungai dibangun tugu yang melambangkan 3 bendera masing-masing negara untuk menandakan kalau wilayah itu adalah perbatasan negara mereka. Karena keunikan tempat ini mendatangkan banyak wisatawan dunia yang penasaran untuk melihat langsung triple frontier. Mereka dapat langsung mengunjungi 3 negara sekaligus hanya dengan melewati sungai disana. Namun biasanya, pengunjung hanya dibolehkan melihat negara lain dari jembatan salah satu negara yang sudah disediakan untuk melihat ke kota 2 negara lainnya.

2. Perbatasan Swedia dan Denmark

Jembatan oresund pembatas Swedia dan Denmark
    Perbatasan negara antara Swedia dan Denmark di tandai dengan satu tempat yang sangat menakjubkan. 2 batas negara ini di tandai dengan jembatan paling mengagumkan yang pernah di bangun di dunia, yakni jembatan Oresund. Salah satu Jembatan terpanjang di dunia ini menjadi penghubung antara Denmark dengan Swedia. Bahkan yang lebih menakjubkan lagi, Oresund bukan hanya sekedar jembatan, disisi Swedia Oresund memang terlihat jembatan,namun ketika sampai di Denmark nantinya akan ada terowongan bawah laut yang dibuat diujung jembatan. Karena terowongan inilah, jembatan oresund terlihat seolah olah putus ditengah lautan. Jembatan sepanjang 8 km, dan terowongan bawah laut sepanjang 4 km ini menghubungkan antara kota Kopenhagen di Denmark dengan kota Malmo di Swedia, sekaligus berfungsi sebagai salah satu jalur paling sibuk di dunia karena juga dilengkapi dengan jalur kereta api. Tak seperti perbatasan pada umumnya, penduduk Swedia dan Denmark diperbolehkan melewati perbatasan tanpa perlu menggunakan pasport karena perjanjian yang dibuat oleh kedua negera tersebut. Namun pemeriksaan bea cukai tetap dilakukan di pintu masuk.

3. Perbatasan India dan Pakistan

Gerbang Attari-Wagah perbatasan India dan Pakistan
    India dan Pakistan adalah dua negara yang hingga saat ini masih saja tidak akur. perbatasan kedua negara ini di jaga sangat ketat. Disatu sisi, ada gerbang bernama Attari-Wagah yang merupakan tempat transit barang dan stasiun kereta penghubung 2 negara ini yang dijaga sangat ketat oleh pengawal masing-masing negara. Bahkan kedua negara ini juga sering melakukan upacara bendera secara bersamaan, namun di wilayah masing masing. Dan disisi lain ada juga perbatasan yang dibatasai menggunakan pagar sepanjang 198 km. Pagar ini dipasang oleh pemerintah India dengan tujuan untuk menghalangi teroris yang mencoba masuk ke negaranya. Pagar ini bukanlah pagar biasa, melainkan pagar leser ataupun pagar listrik. Sehingga sangat berbahaya jika menyentuhnya langsung tanpa pengaman. Pagar ini sangat dijaga oleh kedua negara ini demi memastikan kemanannya. Bahkan mereka juga melengkapi pagar ini dengan cctv untuk memantau langsung tempat tersebut.

4. Perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan

Zona DMZ Korea Utara dan Korea Selatan
    Perbatasan dua negara ini mungkin dapat dikatakan perbataan paling menegangkan yang ada di dunia . Tempat Perbatasan yang dikenal dengan wilayah DMZ (Demilitarisasi Zone) ini ada di daerah Panmunjom yang memiliki panjang 248 km dengan lebar 4 km. Hubungan yang kurang baik antara Korea Utara dengan Korea Selatan menjadikan perbatasan ini dijaga sangat ketat oleh masing-masing militer. Tidak ada satupun orang yang diperbolehkan tinggal di daerah Panmunjom, hanya ada anggota militer saja yang 24 jam menjaga wilayah tersebut. Namun pada waktu tertentu, wilayah ini masih diperbolehkan di datangi oleh wisatwan dan juga jurnalis untuk sekedar melihat-lihat, tapi dengan catatan telah memenuhi segala izin. Perbatasan DMZ sering digunakan untuk pertemuan antara kedua pemimpin dari Korea Selatan dan Korea Utara. Bahkan di dalam ruangan perbatasan ini, di beri tanda wilayah milik kedua negara masing-masing.